Senin, 12 Oktober 2009

PERANG DUNIA

Perang Dunia I (disingkat PDI atau PD1; juga dinamakan Perang Dunia Pertama, Perang Besar, Perang Negara-Negara, dan Perang untuk Mengakhiri Semua Perang) adalah sebuah konflik dunia yang berlangsung dari 1914 hingga 1918. [2] Lebih dari 40 juta orang tewas, termasuk sekitar 20 juta kematian militer dan sipil.[3][4][5]

Perang ini dimulai setelah Pangeran Franz Ferdinand dari Austria-Hongaria (sekarang Austria) dibunuh anggota kelompok teroris Serbia, Gavrilo Princip di Sarajevo. Tidak pernah terjadi sebelumnya konflik sebesar ini, baik dari jumlah tentara yang dikerahkan dan dilibatkan, maupun jumlah korbannya. Senjata kimia digunakan untuk pertama kalinya, pemboman massal warga sipil dari udara dilakukan, dan banyak dari pembunuhan massal berskala besar pertama abad ini berlangsung saat perang ini. Empat dinasti, Habsburg, Romanov, Ottoman dan Hohenzollern, yang mempunyai akar kekuasaan hingga zaman Perang Salib, seluruhnya jatuh setelah perang.

Perang Dunia I menjadi saat pecahnya orde dunia lama, menandai berakhirnya monarki absolutisme di Eropa. Ia juga menjadi pemicu Revolusi Rusia, yang akan menginspirasi revolusi lainnya di negara lainnya seperti Tiongkok dan Kuba, dan akan menjadi basis bagi Perang Dingin antara Uni Soviet dan Amerika Serikat. Kekalahan Jerman dalam perang ini dan kegagalan untuk menyelesaikan masalah-masalah yang masih menggantung yang telah menjadi sebab terjadinya Perang Dunia I akan menjadi dasar kebangkitan Nazi, dan dengan itu pecahnya Perang Dunia II pada 1939. Ia juga menjadi dasar bagi peperangan bentuk baru yang sangat bergantung kepada teknologi, dan akan melibatkan non-militer dalam perang seperti yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Perang Dunia menjadi terkenal dengan peperangan parit perlindungannya, di mana sejumlah besar tentara dibatasi geraknya di parit-parit perlindungan dan hanya bisa bergerak sedikit karena pertahanan yang ketat. Ini terjadi khususnya terhadap Front Barat. Lebih dari 9 juta jiwa meninggal di medan perang, dan hampir sebanyak itu juga jumlah warga sipil yang meninggal akibat kekurangan makanan, kelaparan, pembunuhan massal, dan terlibat secara tak sengaja dalam suatu pertempuran.
Daftar isi
[sembunyikan]

* 1 Front
o 1.1 Front Timur
* 2 Korban
o 2.1 Sekutu: 5.497.600
o 2.2 Kekuatan As/Poros: 3.382.500
o 2.3 Warga sipil: 6.493.000
* 3 Lihat pula
* 4 Rujukan

[sunting] Front
[sunting] Front Timur

Front Timur adalah Front dimana Jerman berhadapan dengan Russia. Pada awalnya Jerman dapat mengalahkan Russia, meskipun Russia melancarkan Mobilisasi yang menyebabkan ekonomi Russia terbengkalai dan nantinya mencetus Revolusi Russia. Tapi karena musim dingin di Russia, dan tentara Jerman tidak dilengkapi pakaian musim dingin, akhirnya Russia menang
[sunting] Korban
[sunting] Sekutu: 5.497.600

* Belgia: 13.700
* Kekaisaran Britania: 908.000
o Australia: 60.000
o Kanada: 55.000
o India: 25.000
o Selandia Baru: 16.000
o Afrika Selatan: 7.000
o Inggris: 715.000
* Perancis: 1.354.000
* Yunani: 5.000
* Italia: 650.000
* Jepang: 300
* Rumania: 336.000
* Rusia: 1.700.000
* Serbia: 450.000
* Amerika Serikat: 50.600

[sunting] Kekuatan As/Poros: 3.382.500

* Austria-Hungaria: 1.200.000
* Bulgaria: 87.500
* Jerman: 1.770.000
* Kerajaan Ottoman: 325.000

[sunting] Warga sipil: 6.493.000

* Austria: 300.000
* Belgia: 30.000
* Inggris: 31.000
* Bulgaria: 275.000
* Perancis: 40.000
* Jerman: 760.000
* Yunani: 132.000
* Rumania: 275.000
* Rusia: 3.000.000
* Serbia: 655.000
* Kerajaan Ottoman: 1.005.000

Rabu, 07 Oktober 2009

CARA MENGETES KEPERAWANAN

apa yang akan anda lakukan apabila mengetahui bahwa pasangan anda sudah tidak perawan lagi? tentu bagi sebagian orang hal ini tidak akan menjadi masalah yang berarti, namun untuk sebagian lagi, keperawanan merupakan simbol kesucian bagi kaum hawa dan apabila dia sudah kehilangan itu (keperawanan), otomatis anda akan merasa kalau hubungan anda akan terasa kurang sempurna..
Pada dasarnya kita dapat mengetahui keperawanan seseorang (terutama pasangan kita) dengan sangat mudah.. akan tetapi kita lihat dulu apa yang menyebabkan si dia kehilangan itu (keperawanan).
Banyak hal yang dapat menyebabkan wanita bisa kehilangan keperawanannya, antara lain karena kecelakaan (jatuh dari motor, dari pohon ataupun dari sepeda yang membuat alat vitalnya rusak) tentu hal di atas tidak akan terlalu menjadi masalah..
Namun apabila penyebabnya adalah karena diperkosa,apalagi karena pergaulan bebas (freesex) tentu akan menjadikan anda kurang respect terhadap pasangan anda.
Tindak pemerkosaan sebenarnya dapat dicegah dengan tidak berpakaian yang dapat mengundang syahwat (nafsu) karena pelaku pemerkosaan ibarat kucing yang melihat gesek (sejenis ikan asin) yang sangat menggiurkan.
Selanjutnya, Pergaulan bebas dapat disebabkan karena terlalu percaya kepada pasangan dan kurang tebalnya iman seseorang.
Kita langsung bicara pada intinya,yaitu Cara untuk mengetahui
pasangan anda masih atau sudah tidak perawan, yaitu pada saat anda pertama melakukan hubungan (intim) yang pertama,darah keperawanan itu akan keluar (namun perlu diingat, tidak semua gadis perawan mengeluarkan darah perawannya karena sifat elastisitas miss V setiap wanita berbeda) bersambung...